• Home
  • About
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
  • Contact
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
  • Download
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
    • Lorem Ipsum
  • Report
  • Miku

Bertani Modern

Sharing dan Tukar Informasi Pertanian

  • Back to Home »
  • Hal yang perlu diperhatikan saat memulai beternak sapi

Hal yang perlu diperhatikan saat memulai beternak sapi

Posted by : Unknown Jumat, 29 Maret 2013


Apakah anda berencana untuk memulai usaha peternakan sapi? Hampir setiap hari ada saja keutuhan masyarakat kita akan daging sapi. Mulai dari kaldu, campuran sup, hingga lauk berbahan dasar daging. Sebagai  gambarang pentingnya daging sapi dalam keseharian masyarakat kita, terlihat dari masih tergantungnya kita akan suplai daging sapi dari luar negeri.
Bagi sebagian orang atau pengusaha, hal ini tentunya menjadi peluang bisnis yang menjanjikan terutama mereka yang tinggal di daerah dan memiliki lahan cukup luas sebagai peternakan sapi.
Namun sebelum memutuskan untuk berbisnis peternakan sapi, ada beberapa hal yang patut dicermati, berikut ini Tips bagaimana memulai usaha ternak sapi:
1. Persiapan awal yang mesti Anda lakukan antara lain persyaratan lokasi, pembibitan, dan juga tentu saja Anda harus mempelajari penyakit-penyakit yang mungkin timbul pada hewan ternak tersebut.
2. Dalam hal memilih lokasi untuk peternakan hewan, idealnya membangun kandang di daerah yang letaknya cukup jauh dari pemukiman penduduk tetapi mudah dicapai kendaraan.

3. Ada baiknya, kandang terpisah dari rumah tinggal dengan jarak minimal 10 meter.
4. Agar kandang terang dan memliki sirkulasi udara yang bagus, sebaiknya sinar matahari harus dapat menembus pelataran kandang serta dekat dengan lahan pertanian. Pembuatannya dapat dilakukan secara berkelompok di tengah sawah atau lading.
5. Untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit pada hewan ternak, perhatikan selalu kebersihan kandang ternak. Untuk memudahkannya ada baiknya jika lantai terbuat dari tanah padat atau semen, sehingga mudah dibersihkan dari kotoran sapi. Seluruh bagian kandang dan peralatan yang pernah dipakai harus disucihamakan terlebih dahulu dengan desinfektan, seperti creolin, Lysol dan bahan lainnya.
6. Selain lokasi, perhatikan pula pembibitannya, khususnya dalam memilih bibit sapi yang baik. Yang perlu diperhatikan antara lain tanda telinga, artinya pedet  (anak sapi) tersebut telah terdaftar dan lengkap silsilahnya; mata tampak cerah dan bersih; tidak terganggu pernafasannya; kukunya tidak terasa panas bisa diraba; tidak terlihat adanya eksternal parasit pada kulit dan bulunya; tidak terdapat tanda mencret pada bagian ekor dan dubur; serta tidak ada tanda-tanda kerusakan kulit dan kerontokan bulu.
7. Kenali aneka penyakit pada hewan ternak dan mengerti bagamana cara mengantisipasinya.
Jika Anda sudah menguasai seluk beluknya, tak ada salahnya untuk memulai usaha ternak sapi.
Semoga Bermanfaat :-)

Share This

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

NEXT HOME PREV

Popular Posts

  • mobil mewah
  • Cara Sukses Menanam Cabe Keriting
    Tanaman cabe keriting salah satu jenis cabe yang paling banyak dibeli untuk dijadikan bahan bumbu masakan.  Bukan karena hanya rasanya ...
  • Cara Budidaya Kroto Semut Rangrang Paling Jitu
    Penulis: Kang Salman Lintaskan ! Kucoba.com -  Cara Budidaya Kroto  - Kroto adalah telur semut rangrang dalam bahasa ja...
  • Cara Membuat Pupuk Bokashi
    Bahan dan Cara Pembuatan Bokashi a.      Pembuatan Bokashi Pupuk Kandang -           Bahan-bahan untuk ukuran 500 kg bokashi : ...
  • Cara Membuat Mikroba (M2)
    proses pembuatan M2 Proses Pembuatan M 2             Bahan-bahan : M1 1Kg Gula merah 1 Kg Cara pembuatan : Bahan d...
  • Cara Membuat Mikroba (M1)
    Cara Pembuatan Mikroba (M1) Mikroba (M1)   sebagai sumber yang di butuhkan dalam pertanian organic.    Bahan-bahan :       1...
  • ternak angkrang
    Pernahkah terlintas di fikiran anda bahwa ternyata Kroto Semut Rangrang menyimpan peluang usaha yang menjanjikan? Pada postingan kali ini...
  • Cara Membuat Mikroba M3, M4 dan M5
    Cara Pembuatan M 3  Bahan :  1.       M 2 2.       Bekatul (dedak halus) 10Kg 3.       Jerami atau daun-daun kering Alat...
  • Cara Beternak Kelinci
    Yang perlu diperhatikan dalam usaha ternak kelinci adalah persiapan lokasi yang sesuai, pembuatan kandang kelinci , penyediaan bibit dan p...
  • Hal yang perlu diperhatikan saat memulai beternak sapi
    Apakah anda berencana untuk memulai usaha peternakan sapi? Hampir setiap hari ada saja keutuhan masyarakat kita akan daging sapi. Mulai ...

Blogger templates

Blogger news

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ▼  2013 (11)
    • ►  April (3)
    • ▼  Maret (8)
      • Cara Membuat Mikroba M3, M4 dan M5
      • Cara Membuat Mikroba (M2)
      • Cara Membuat Mikroba (M1)
      • Cara Membuat Pupuk Bokashi
      • Cara Beternak Kelinci
      • Cara Beternak Kambing Modern
      • Hal yang perlu diperhatikan saat memulai beternak ...
      • Cara Sukses Menanam Cabe Keriting

About

►

Blogroll

- Copyright © Bertani Modern - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -